Dominasi Keganasan Ganda Campuran No 1 Dunia Tak Ada Obat, Watanabe/Higashino pun Ternganga


Pasangan China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (baju merah kanan) keluar sebagai  juara ganda campuran berfoto bersama Yuta Watanabe/Arisa Higashino (kiri) runner-up Indonesia Open 2022, di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM

Pasangan China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (baju merah kanan) keluar sebagai juara ganda campuran berfoto bersama Yuta Watanabe/Arisa Higashino (kiri) runner-up Indonesia Open 2022, di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

BOLASPORT.COM – Kedigdayaan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong yang terus merajai turnamen di tengah kualifikasi Olimpiade Paris 2024 membuat salah satu rival tersengit mereka ikut heran.

Yuta Watanabae/Arisa Higashino yang merasakan keheranan tersebut.

Ganda campuran nomor satu Jepang tersebut pun seperti tidak habis pikir dengan keganasan permainan Zheng/Huang yang sulit ditemukan obatnya.

Sebagaimana terlihat setelah keberhasilan mereka menjuara BWF World Tour Finals 2023.

Zheng/Huang tidak kehilangan satu laga pun meski mereka nyaris menelan kekalahan di fase grup saat hampir dikandaskan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong).

Tetapi berangkat dari kebangkitan dari situlah, Zheng/Huang malah menjelma menjadi pasangan yang makin tak terkalahkan sampai melesat jadi juara.

Satu kegagalan besar mereka tahun ini mungkin bisa dikatakan ketika kalah di final Kejuaraan Dunia 2023 dari Seo Seung-jae/Chae Yu-jung (Korea Selatan), yang kemudian kembali kalah lagi di pertemuan pada China Open 2023.

Namun, dua kekalahan menyakitkan itu juga langsung dibayar tuntas dengan emas Asian Games 2022.

Baca Juga: Debut Manis Bobby/Melati pada Kejurnas PBSI 2023, Tumpas Unggulan dan Melesat ke Perempat Final

Balas dendam mereka pun juga terbayarkan saat ditemukan kembali dengan Seo/Chae pada lima pertemuan selanjutnya.

Tinggalkan Komentar