Man United Ikut Buru Striker Penjudi, Arsenal Harus Gerak Cepat

Arsenal harus bergerak cepat karena Manchester United baru-baru ini ikut berburu striker penjudi, Ivan Toney.

TWITTER.COM/JULIETBAWUAH

Arsenal harus bergerak cepat karena Manchester United baru-baru ini ikut berburu striker penjudi, Ivan Toney.

BOLASPORT.COM – Arsenal harus bergerak cepat karena Manchester United baru-baru ini ikut berburu ‘striker penjudi’, Ivan Toney.

Meski bursa transfer musim dingin 2024 sudah berakhir, rumor soal kepindahan pemain masih terus muncul.

Di Liga Inggris, satu nama terus menjadi pembicaraan banyak klub top, yakni penyerang Brentford, Ivan Toney.

Toney memang tengah banyak diincar oleh klub-klub raksasa Liga Inggris.

Pada musim dingin ini, penyerang asal Inggris itu bahkan sempat menjadi incaran Arsenal.

Namun, masalahnya harga Toney sangat mahal.

Brentford memasang label harga 100 juta pounds untuk penyerang berusia 27 tahun itu.

Baca Juga: Tim Italia Dituduh Pakai Doping Saat Lawan Man United

Nominal yang setara dengan Rp1,98 triliun itu jelas kelewat mahal untuk ukuran striker kelas dua seperti Toney.

Di sisi lain, Arsenal diragukan bisa menebus harga selangit tersebut.

BURSA TRANSFER – Striker Penjudi Kemahalan, Arsenal Alihkan Target ke Bomber Jagoan Xabi Alonso

Ivan Toney merayakan golnya dalam duel Liga Inggris antara Manchester City vs Brentford di Etihad Stadium (12/11/2022).

OLI SCARFF/AFP

Ivan Toney merayakan golnya dalam duel Liga Inggris antara Manchester City vs Brentford di Etihad Stadium (12/11/2022).

BOLASPORT.COM – Karena harga striker Brentford, Ivan Toney, terlalu mahal, Arsenal mengalihkan target ke bomber jagoan Xabi Alonso.

Penyerang baru menjadi prioritas utama Arsenal pada bursa transfer musim dingin 2024.

Kebutuhan di sektor lini serang memang menjadi urgensi terkini bagi sang runner-up Liga Inggris musim lalu.

Urgensi tersebut terlihat pada dua laga terakhir Arsenal di Liga Inggris.

Secara beruntun, Arsenal kalah dari West Ham United (0-2) dan Fulham (1-2).

Padahal, dalam dua laga tersebut, Arsenal mampu menciptakan banyak peluang.

Saat menghadapi Fulham, The Gunners tercatat mengkreasikan 13 peluang.

Sementara ketika dipecundangi West Ham, peluang yang didapatkan Arsenal lebih banyak lagi, yakni 30.

Namun, tidak adanya striker tajam membuat Arsenal sulit mengonversi peluang-peluang tersebut menjadi gol.

Baca Juga: Beda Nasib Ronaldo dan Rooney setelah Usia 37 Tahun: CR7 Menggila Cetak 70 Gol, Wazza 3 Kali Jadi Pengangguran