Rekan Setim Elkan Baggott yang Juga Pemain Keturunan Indonesia Pensiun dari Timnas Australia

Bek timnas Indonesia, Elkan Baggott, saat hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM

Bek timnas Indonesia, Elkan Baggott, saat hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

BOLASPORT.COM – Rekan setim Elkan Baggott di Ipswich Towm yakn Massimo Luongo memutuskan pensiun dari timnas Australia.

Massiomo Luongo memiliki darah Indonesia dari sang Ibu, Ira Luongo.

Ira Luongo berdarah Nusa Tenggara Barat.

Melansir dari laman Ipswich Town, Massiomo Luongo telah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional.

Pemain berposisi sebagai gelandang itu mencatatkan 45 caps untuk timnas Australia selama karier internasionalnya yang dimulai pada Maret 2014.

Ia masuk skuad timnas Australia pada dua Piala Dunia.

Piala Dunia yang pertama adalah di Brasil pada 2014, kemudian ia kembali memperkuat timnas Australia di Rusia pada 2018.

Momen terbaik pemain 31 tahun itu saat membela Socceroos di Piala Asia 2015 di kandang sendiri.

Baca Juga: Marc Klok Ungkap 3 Kunci Timnas Indonesia yang Segera Tampil di Piala Asia 2023

 

Pemain timnas Australia berdarah Italia-Indonesia, Massimo Luongo. Ia kini bermain bersama Elkan Baggott yang memilih membela timnas Indonesia.

itfc.co.uk

Pemain timnas Australia berdarah Italia-Indonesia, Massimo Luongo. Ia kini bermain bersama Elkan Baggott yang memilih membela timnas Indonesia.

Nasib Nahas Jawara Ganda Putra Korea: Dihina, Dianggap Tidak Ada, lalu Dipaksa Pensiun usai Sumbang Medali di Asian Games

Ganda putra Korea Selatan, Choi Sol-gyu (paling kiri), setelah merebut medali perak bersama pasangannya, Kim Won-ho, pada Asian Games 2022

ADEK BERRY/AFP

Ganda putra Korea Selatan, Choi Sol-gyu (paling kiri), setelah merebut medali perak bersama pasangannya, Kim Won-ho, pada Asian Games 2022

BOLASPORT.COM – Asosiasi Bulu Tangkis Korea Selatan (BKA) menghadapi polemik besar karena konflik dengan pemain ganda putra mereka yaitu Choi Sol-gyu.

Kontroversi bermula setelah Choi Sol-gyu dilaporkan berniat untuk pensiun dari tim nasional bulu tangkis Korea Selatan.

Choi Sol-gyu memang tidak kelihatan batang hidungnya dalam ajang internasional sejak merebut medali perak di nomor ganda putra pada Asian Games 2022.

Partnernya di ganda putra yaitu Kim Won-ho akhirnya cuma bertanding di ganda campuran bareng Jeong Na-eun sejak Denmark Open 2022 hingga China Masters 2023.

Absennya Choi secara tiba-tiba menimbulkan tanda tanya sampai akhirnya pihak keluarganya buka suara dengan pernyataan yang dibagikan ke publik.

Terungkap bahwa Kim Won-ho telah mendapatkan perlakukan tidak adil sejak masa persiapan menuju Asian Games 2022 hingga akhirnya dipaksa pensiun.

Penyebabnya adalah kasus indispliner yang dilakukan Choi pada Juli lalu karena mangkir dari latihan (telat datang menurut Choi) setelah minum-minum pada malam sebelumnya.

Sumber lain mengatakan bahwa pemenang empat gelar World Tour itu juga membawa pacarnya ke dalam asrama sehingga dia hampir dikeluarkan dari tim nasional.

Jalan tengah sempat diambil saat Choi mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan berjanji untuk memberikan yang terbaik jika diberi kesempatan lagi.

Baca Juga: Krisis Ganda Campuran Indonesia Jelang Olimpiade Paris 2024 Justru Diselamatkan Pasangan Non-pelatnas