Inter Milan Jangan Pernah Lakukan 1 Hal kalau Ingin Rajai Italia dan Eropa Musim Ini

Mantan pelatih timnas Italia, Arrigo Sacchi, meminta Inter Milan untuk tidak melakukan satu hal apabila ingin merajai Italia dan Eropa musim ini.

TWITTER.COM/INTER

Mantan pelatih timnas Italia, Arrigo Sacchi, meminta Inter Milan untuk tidak melakukan satu hal apabila ingin merajai Italia dan Eropa musim ini.

BOLASPORT.COM – Mantan pelatih timnas Italia, Arrigo Sacchi, meminta Inter Milan untuk tidak melakukan satu hal apabila ingin merajai Italia dan Eropa musim 2023-2024.

Inter Milan memang tampil apik di ajang Liga Italia musim ini.

Sampai saat ini, I Nerazzurri masih nyaman di puncak klasemen.

Inter Milan telah mengumpulkan 60 poin dari 23 pertandingan.

Mereka bahkan unggul tujuh poin atas Juventus yang berada di posisi kedua.

Tidak hanya itu, Inter Milan juga berjarak sangat jauh dari rival sekota mereka, AC Milan, yang berada di posisi ke-3.

Meski ada di posisi ke-3, AC Milan hanya mengumpulkan 49 poin atau berjarak 11 poin dari Inter Milan.

Baca Juga: Liga Italia – Marcus Thuram, Momok Klub Ibu Kota Musim Ini

Di kompetisi Liga Champions, Inter Milan akan berhadapan dengan Atletico Madrid pada babak 16 besar.

Tidak hanya itu, Inter Milan juga sudah berhasil meraih gelar Piala Super Italia.

6 Negara yang Pernah Kalahkan Jepang di Piala Asia, Indonesia Selanjutnya?

BOLASPORT.COM – Tim nasional Indonesia bisa masuk daftar penakluk timnas Jepang di Piala Asia yang saat ini diisi enam negara.

Kekuatan timnas Jepang di Piala Asia memang sulit tersentuh para rival.

Sejak turnamen digelar pada 1988, dominasi timnas Jepang Asia tidak diragukan lagi.

Tim Samurai Biru masih menjadi raja di ajang tersebut berkat kemenangan empat kali.

Keikutsertaan timnas Jepang pada Piala Asia 2023 juga didukung sejarah selama 36 tahun.

Timnas Indonesia pun menghadapi misi berat pada laga terakhir fase grup di Stadion Al Thumama, Rabu (24/1/2024).

Kemenangan atas Samurai Biru akan meningkatkan moral pasukan Shin Tae-yong.

Meski begitu, timnas Indonesia harus mengingat fakta tentang sulitnya mengalahkan Jepang di Piala Asia.

Baca Juga: Real Madrid Terlalu Agresif, Pemain Incaran Justru Dapat Tekanan Berat

Dilansir BolaSport.com dari Squawka, Jepang baru enam kali menelan kekalahan di Piala Asia sejak keikutsertaan mereka pada 1988.

Piala Asia 2023 – Pernah Bikin Kiper Jagoan Lionel Messi Ketar-ketir, Senjata Maut Timnas Indonesia Disepelekan Kiper Jepang

Shin Tae-yong mendampingi Pratama Arhan saat akan melakukan lemparan ke dalam dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 6 Januari 2023.

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM

Shin Tae-yong mendampingi Pratama Arhan saat akan melakukan lemparan ke dalam dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 6 Januari 2023.

BOLASPORT.COM – Kiper Timnas Jepang, Zion Suzuki, meremehkan senjata maut timnas Indonesia yang pernah membuat kiper jagoan Lionel Messi di timnas Argentina, Emiliano Martinez, ketar-ketir.

Timnas Indonesia dan Timnas Jepang akan saling bentrok pada matchday pemungkas Grup D Piala Asia 2023.

Duel tersebut dijadwalkan digelar di Stadion Al Thumama, Doha, Rabu (24/1/2024) pukul 18.30 WIB.

Menjelang laga, media Jepang, Soccer King, mewanti-wanti anak asuh Hajime Moriyasu agar mewaspadai sejumlah senjata yang dimiliki Indonesia.

Salah satunya adalah lemparan maut Pratama Arhan.

Aksi yang dilakukan Arhan dari pinggir lapangan itu sudah beberapa kali terbukti merepotkan pertahanan lawan.

Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, menjadi salah satu yang sempat dibuat ketar-ketir dengan senjata maut Indonesia tersebut.

Momen itu terjadi ketika Indonesia dan Argentina menggelar laga uji coba di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 19 Juni 2023.

Di awal babak kedua, Arhan, yang masuk sebagai pemain pengganti, melemparkan bola kuat dari sisi kiri lapangan ke dalam kotak penalti Argentina.

Meski dari jarak yang cukup jauh, lemparan eks pemain Tokyo Verdy itu berhasil mencapai kotak 16 dan disambut Elkan Baggott dengan sundulan.

Head to Head Timnas Indonesia vs Libya – Skuad Garuda Pernah Menang WO

BOLASPORT.COM – Timnas Indonesia bakal menghadapi Libya dalam dua laga uji coba di Kota Antalya, Turki.

Laga uji coba tersebut bakal dilangsungkan pada 2 dan 5 Januari 2024.

Libya adalah lawan yang jarang dihadapi oleh Timnas Indonesia.

Dilansir dari laman 11v11, Timnas Indonesia dan Libya hanya satu kali menyelesaikan sebuah pertandingan dalam waktu normal (90 menit).

Laga tersebut tersaji pada Turnamen Merdeka pada 25 Juli 1977.

Timnas Indonesia kalah telak 0-4 pada laga tersebut.

Sebenarnya Libya kembali bersua kembali pada Timnas Indonesia tiga dekade kemudian.

Kala itu, Timnas Indonesia bersua dengan Libya pada 29 Agustus 2008 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca Juga: Statistik Shin Tae-yong di Tahun 2023, Rampungkan 24 Laga untuk Timnas Indonesia

Pertemuan tersebut terjadi pada Piala Kemerdekaan 2008.

  • timnas indonesia

  • libya

  • head to head

Editor:Bagas Reza Murti
Sumber:11v11.com

Statistik Thomas Doll Belum Pernah Kalah Saat Pegang Persija Lawan Persebaya

Skuat Persija Jakarta (skuad Persija Jakarta) sedang jogging dalam sesi latihan di Lapangan Latih JIS (Jakarta International Stadium), Jakarta, Utara, Rabu (12/4/2023) malam.

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM

Skuat Persija Jakarta (skuad Persija Jakarta) sedang jogging dalam sesi latihan di Lapangan Latih JIS (Jakarta International Stadium), Jakarta, Utara, Rabu (12/4/2023) malam.

BOLASPORT.COM – Persija Jakarta di atas awan jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-22 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/12/2023).

Pasalnya, Persija belum merasakan kekalahan saat diasuh Thomas Doll dari Persebaya.

Ini menjadi pertemuan kelima bagi Thomas Doll bersama Persija melawan Persebaya.

Sebelumnya dalam empat pertandingan terakhir, Persija sukses meraih dua kemenangan dan dua imbang kala berjumpa Bajul Ijo.

Catatan positif itu bisa menjadi modal utama bagi Persija untuk melawan Persebaya.

Terkait statistik bagus itu, Thomas Doll tidak terlalu memikirkan.

“Saya bukan penggemar statistik.”

Baca Juga: Pantau Persiapan Persebaya Vs Persija Secara Jarak Jauh, Uston Nawawi: Dunia Semakin Canggih, Tidak Ada Masalah

“Tapi itu merupakan hasil yang bagus untuk saya ketika tidak pernah kalah melawan Persebaya,” kata Thomas Doll, Jumat (8/12/2023).

Juru taktik asal Jerman itu mengakui untuk saat ini situasi sudah berubah.

PSIS Dorong Pemainnya Prioritaskan Pendidikan, Yoyok Sukawi Pernah Jual Pemain Label Timnas karena Tak Mau Kuliah

CEO PSIS Semarang Sekaligus Ketua Aspov PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi saat menghadiri konferensi pers Piala Dunia U-17 2023, di Hotel Solia Zigna, Solo, Jumat (12/11/2023).

BAGAS REZA MURTI/BOLASPORT.COM

CEO PSIS Semarang Sekaligus Ketua Aspov PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi saat menghadiri konferensi pers Piala Dunia U-17 2023, di Hotel Solia Zigna, Solo, Jumat (12/11/2023).

BOLASPORT.COM – CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau yang kerap disapa sebagai Yoyok Sukawi, mewajibkan pemainnya untuk memprioritaskan pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri konferensi pers yang diadakan oleh Media Center Piala Dunia U-17 2023 di Hotel Solia Zigna, Solo, Jumat (16/11/2023).

Yoyok Sukawi mengaku isu pendidikan di kalangan pemain sepak bola Indonesia sudah jadi perbincangan hangat di Komisi X DPR RI.

Menurutnya, para pemain pada umumnya lebih fokus mengejar karier sepak bola daripada menempuh pendidikan.

Menurut Yoyok, para pemain bakal lebih mudah star syndrome jika tidak memiliki pendidikan dasar yang kuat.

“Jadi pertanyaan ini cukup menarik dan Ini sebenarnya sudah kita bahas di Komisi X DPR,” ujar Yoyok Sukawi kepada awak media pada Jumat (16/11/2023).

“Ini masuknya adalah pendidikan anak ini supaya kuat mentalnya biar nggak mudah star syndrome dan lain sebagainya, ini harus pendidikan dasarnya dulu.”

“Nggak dipungkiri banyak pemain bola kita lebih mengejar karier bola daripada sekolah. Dia sudah jadi Timnas U-20, U-23 tapi SMP-nya aja ditinggal.”

Baca Juga: Bos PSIS Semarang Beberkan Tiga Faktor Yang Menyebabkan Timnas Indonesia Sulit Berprestasi

“Jadi padahal pendidikan dasar ini yang penting. Nah ini memang peran pemerintah, itu kalau pemerintah berbicara wajib belajar 9 tahun, artinya anak yang enggak mau sekolah itu dihukum. Kalau tidak mampu sekolah dibayarin. Bukan bilang maju belajar 9 tahun, tapi yang negeri gratis yang swasta bayar,” lanjutnya.

Daftar Top Scorer Liga Champions – Kasihan Rasmus Hojlund, Jadi Raja Gol tapi Tak Pernah Bawa Man United Menang

Rasmus Hojlund (bawah) merayakan golnya untuk Man United ke gawang FC Copenhagen pada duel Liga Champions di Stadion Parken (8/11/2023).

JONATHAN NACKSTRAND/AFP

Rasmus Hojlund (bawah) merayakan golnya untuk Man United ke gawang FC Copenhagen pada duel Liga Champions di Stadion Parken (8/11/2023).

BOLASPORT.COM – Bomber Man United, Rasmus Hojlund, memimpin daftar top scorer sementara Liga Champions dengan catatan ironis.

Sampai matchday 4 Liga Champions 2023-2024 dirampungkan, Rasmus Hojlund memimpin daftar raja gol sementara.

Bomber Denmark yang baru menjalani musim debut di Manchester United ini menyarangkan 5 gol.

Ia menyusul striker Atletico Madrid, Alvaro Morata, yang lebih dulu mencapai jumlah itu pada Selasa (7/11/2023).

Morata mengukir brace ketika Atleti menggunduli Celtic FC 6-0 di Metropolitano Stadium.

Hojlund menciptakan dwigol pula sehari kemudian saat Man United bertandang ke FC Copenhagen pada duel Grup A.

Sayang, aksi heroik pemuda 20 tahun tersebut tak cukup membuahkan kemenangan.

Manchester United takluk dalam laga dramatis berhiaskan 7 gol di ibu kota Denmark.

Hojlund membawa Setan Merah unggul 2-0 dalam setengah jam awal.

Ia membuka skor dengan aksi tap-in setelah mendorong masuk umpan Scott McTominay yang bergulir di muka gawang.

Bursa Transfer Liga 1 – Persebaya Surabaya Resmi Datangkan Yan Victor, Pernah Main dengan Duo Bomber PSIS Semarang

BOLASPORT.COM – Persebaya Surabaya akhirnya meresmikan pemain baru pada putaran kedua sesuai janji dari pihak manajemen.

Sebelumnya pihak manajemen Persebaya Surabaya sudah berjanji untuk segera mendatangkan pemain baru.

Hal ini untuk memperbaiki performa tim yang jeblok pada putaran pertama Liga 1 2023/2024.

Pada putaran pertama Liga 1 2023/2024, Persebaya tercecer di bawah 10 besar klasemen sementara.

Kini, Persebaya Surabaya mulai berbenah.

Persebaya kini menambah pemain asing baru.

Konfirmasi tersebut terjadi pada Senin (6/11/2023) malam WIB.

Bek tengah jadi rekrutan pertama Persebaya pada putaran kedua.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 – PSIS Mundur Setelah Borneo FC Minta Taufany Ditukar Gali Freitas, Pemain Persija Masuk Daftar Buruan

Nama pemain yang dimaksud adalah Yan Victor.

  • persebaya

  • liga 1

  • bursa transfer

  • yan victor

Editor:Metta Rahma Melati
Sumber:Instagram