Kronologi Kericuhan Suporter di Laga PSIS Vs PSS, Panpel Jelaskan Snex Dihimbau Tak Provokasi Malah Marah

Ketua Panpel PSIS Semarang, Agung Bawono saat menemui suporter Snex dalam laga melawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/12/2023).

FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA/TRIBUN JATENG

Ketua Panpel PSIS Semarang, Agung Bawono saat menemui suporter Snex dalam laga melawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/12/2023).

BOLASPORT.COM – Kericuhan pecah saat laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman pada lag pekan ke-21 Liga 1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/12/2023).

PSIS Semarang menang dengan skor 1-0 atas PSS Sleman lewat gol Carlos Fortes.

Namun memasuki injury time, kericuhan pecah di membuat ofisial dan pemain di bench kedua tim masuk ke lapangan karena takut terkena lemparan dari tribune.

Bahkan CEO PSIS, Yoyok Sukawi harus mendapat 8 jahitan di kepala akibat terkena lemparan benda dari suporter.

Ketua Panpel PSIS, Agung Bawono menjelaskan kronologi awal mula kericuhan.

Baca Juga: Shin Tae-yong Nonton Piala Dunia U-17 2023: Pemain Usia Dini Sudah Praktikan Sepak Bola Modern, Timnas Indonesia Harus Segera Ikuti

Kericuhan terjadi antara tribun utara yang dihuni Snex dan tribun barat yang dihuni pendukung PSS Sleman.

“Berawal dari nyanyian ejekan antara suporter Snex ke penonton Sleman,” kata Agung dilansir BolaSport.com dari Tribun Jateng.

Agung melanjutkan pihaknya sebenarnya sudah melakukan tindakan preventif dengan mengingatkan suporter Snex.

Namun Agung justru hampir dipukul oleh anggota Snex.